Para Wanita Dipanggil Kedalam Pekerjaan
Pemikiran Permata
Di Yope ada seorang Dorkas,
mempunyai jari–jemari trampil yang lebih aktif dari lidahnya. Dia kenal siapa
yang membutuhkan pakaian yang menyenangkan dan siapa yang memerlukan rasa
simpati, dan dia bebas melayani keinginan kedua golongan itu. Ketika Dorkas
meninggal, gereja–gereja di Yope merasa kehilangan. Tidak heran kalau mereka
berkabung dan menangis atau air mata mereka berjatuhan pada tanah liat yang tak
bernyawa itu. Dia begitu bernilai tinggi bahwa dengan kuasa Allah dia dibawa
pulang dari tanah musuh, agar keterampilan dan tenaga masih menjadi berkat bagi
orang lain.
Kesetiaan yang demikian, penuh
dengan kesabaran, doa dan ketabahan sebagaimana dimiliki oleh orang-orang saleh
milik Allah itu masih langka; namun jemaat tidak bisa mengalami kemakmuran
tanpa sifat itu. Itu diperlukan dalam gereja dan di masyarakat sosial. Banyak
yang bergabung dalam hubungan gereja dengan sifat tabiat yang alami yang tidak
dikalahkan : dan dalam satu krisis, ketika roh kuat yang berpengharapan
diperlukan, mereka kalah dengan kekecewaan dan mereka membawa beban pada
gereja; dan mereka tidak melihat bahwa ini salah. Pekerjaan tidak memerlukan
orang seperti itu, karena mereka tak dapat dipercayai; tetapi selalu tersedia
panggilan untuk para pekerja yang teguh dan takut akan Allah yang tidak kalah
pada hari kesengsaraan. 5 T 304.
Pasal Tujuhbelas
Di Yope ada seorang murid
perempuan bernama Tabita dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan tersebut banyak
sekali berbuat baik dan memberi sedekah . Kisah Para Rasul 9:36.
WANITA DI PANGGIL
KEPADA PEKERJAAN
Pergerakan Dorkas Sekarang Ini.
Tentu saja harus ada jumlah yang
lebih besar dari perempuan yang dipekerjakan di bidang pelayanan bagi umat
manusia yang sedang menderita, mengangkat, mendidik mereka bagaimana mempercayai
hanya mempercayai dalam Yesus Kristus Juruselamat kita. Sementara jiwa–jiwa
menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus, menyerahkan seluruhnya, mereka akan
memahami ajaran….
Saya merasa sedih karena saudara-saudara
kita yang perempuan di Amerika tidak lebih banyak dari mereka melakukan apa
yang harus dilakukan bagi Tuhan Yesus. Kalau tinggal dalam Yesus, mereka akan
menerima semangat dan kekuatan dan iman untuk pekerjaan. Banyak perempuan lebih
suka berbicara banyak. Mengapa mereka tidak membicarakan kata–kata Kristus
kepada jiwa–jiwa yang sedang binasa? Semakin dekat hubungan kita dengan
Kristus, hati akan mempelajari keadaan jiwa yang buruk yang tidak mengenal
Allah.
Apabila para perempuan mau merasakan
beban akan jiwa–jiwa, dan beban dosa bukanlah milik mereka sendiri, mereka akan
bekerja seperti Kristus. Dan setiap orang yang memiliki kasih seperti ini
terhadap jiwa–jiwa, dia lahir dari Allah; mereka siap mengikuti jejakNya, dan
kata–kata serta suara mereka akan menjadi talenta yang dipakai dalam pelayanan
Guru, pemeliharaan yang datang dari persediaan utama untuk mereka sendiri akan
mengalir keluar dalam saluran kasih yang nyata bagi jiwa–jiwa yang sudah layu
dan mengering.
Dalam pekerjaan ini pendidikan
jalan terus. Keinginan si pekerja menjadi satu berkat dapat menemukan kelemahan dan kekurangan
pekerja itu sendiri. Ini mendorong jiwa itu kepada Allah dalam jiwa, dan Tuhan
Yesus memberikan terang dan Roh KudusNya, dan mereka memahami bahwa Kristuslah
yang mematahkan dan menghancurkan hati.
Letter 133, 1898.
Nilai Organisasi.
Ny. White berkata kepada seorang
perempuan yang telah berpengalaman menghadapi umum. “Pekerjaan yang anda sedang
lakukan dalam menolong saudara - saudara kita perempuan untuk merasakan
pertanggungjawaban pribadi kepada Allah adalah satu pekerjaan yang baik dan
penting. Itu sudah lama diabaikan. Tetapi kalau pekerjaan ini diletakkan dalam
garis yang jelas, sederhana dan pasti, kita boleh mengharapkan agar tugas-tugas
di rumah, gantinya diabaikan, akan dilakukan jauh lebih rajin dan lebih cerdas.
Tuhan akan selalu meminta kita untuk membujuk jiwa manusia bagi mereka yang
tidak memahami nilainya.
Kita dapat mengatur membentuk
kelompok tetap yang dididik secara seksama untuk melakukan tugas mereka sebagai
hamba–hamba Guru, gereja-gereja kita akan memiliki daya hidup yang sudah lama
mereka dambakan, akan dihargai keunggulan jiwa yang telah diselamatkan oleh
Kristus. Pada umumnya saudara-saudara perempuan menghadapi kesulitan dengan
bertambah besarnya keluarga dan pencobaan–pencobaan yang tidak dikehendaki.
Saya sudah lama merindukan para perempuan yang dapat dididik untuk menolong
membangkitkan saudara–saudara kita perempuan untuk keluar dari kekecewaan dan
merasa bahwa mereka harus melakukan pekerjaan bagi Tuhan. Hal ini memancarkan
cahaya ke dalam kehidupan mereka sendiri, yang dipantulkan ke dalam hati orang
lain. Allah akan memberkati anda dan semua orang yang bergabung dengan anda
dalam pekerjaan yang agung ini. Letter 54, 1899.
Tuhan Mempunyai Satu Pekerjaan Untuk Para Perempuan.
Tuhan mempunyai satu pekerjaan
untuk para perempuan begitu juga untuk lelaki.
Mereka boleh mengambil tempat dalam pekerjaan ini pada masa kritis dan
dia akan bekerja melalui mereka. Jikalau mereka diilhami dengan kesadaran akan
tugas, dan bekerja dibawah pengaruh Roh Kudus, mereka akan mempunyai ketenangan
yang dibutuhkan saat ini. Juruselamat akan memantulkan pancaran sinar wajahNya
atas para wanita yang mengorbankan diri ini, dan akan memberikan kepada mereka
satu kuasa yang melebihi kuasa lelaki. Dalam keluarga mereka dapat melakukan
satu pekerjaan yang tak dapat dilakukan oleh laki-laki, satu pekerjaan yang menjangkau
kehidupan yang lebih dalam. Mereka dapat mendekati hati orang–orang yang tak
dapat didekati oleh laki–laki. Diperlukan usaha mereka. RH,
Aug. 26, 1902.
Para Wanita Mempunyai Tujuan Tinggi.
Saudara–saudaraku perempuan, kita
dapat melakukan satu pekerjaan yang agung bagi Allah kalau kita mau. Para
perempuan tidak mengenal kuasanya sendiri. Allah tidak memaksudkan agar
ketrampilannya semua diserap dalam bertanya–tanya : apa yang akan saya makan? Apa yang akan saya
minum? Dan apa yang akan saya pakai? Ada maksud yang lebih tinggi bagi para
wanita, tujuan yang lebih besar, dia harus mengembangkan dan memelihara
kuasanya, karena Allah dapat menggunakan mereka dalam pekerjaan menyelamatkan
jiwa dari kebinasaan yang kekal. 4 T 642.
Kita dapat berkata dengan aman
bahwa harkat dan martabat misi wanita dan tugas yang jelas ialah tabiat yang
lebih kudus dan murni ketimbang tugas laki-laki. Biarlah para wanita menyadari
kekudusan pekerjaannya, dan dalam kekuatan dan takut akan Allah melaksanakan
missinya. 3 T 565.
Jikalau kita dapat menekankan
kedalam pikiran para saudara kita perempuan tentang kebaikan dalam kuasanya
melakukan sesuatu bagi Yesus Kristus, kita akan menyaksikan adanya pekerjaan
luas yang terlaksana. Letter 119,
1898.
Para Wanita Dipanggil Menjadi Jurukabar Kemurahan.
Kita sangat membutuhkan para
wanita yang berserah, jurukabar yang selalu berkemurahan akan melawat para ibu
dan anak-anak di rumah mereka dan membantu mereka dalam tugas sehari-hari di
rumah kalau diperlukan, sebelum berbicara kepada mereka tentang kebenaran zaman
ini. Anda akan mendapati bahwa dengan metode ini anda akan memenangkan
jiwa-jiwa sebagai hasil penginjilan. RH,July 12, 1906.
Mengapa Anda Berdiri Bermalas–Malas?
Tuhan pemilik kebun anggur
mengatakan kepada para wanita yang sekarang sedang menganggur, “Mengapa kamu
berdiri disini bermalas-malas?” Mereka dapat menjadi alat kebenaran yang sedang
melaksanakan pelayanan kudus. Marilah yang pertama kali mengkhotbahkan tentang
juruselamat yang sudah bangkit; dan pengaruh wanita Kristen yang membersihkan
dan melembutkan itu diperlukan dalam pekerjaan besar mengkhotbahkan kebenaran
zaman ini. Sekiranya ada duapuluh wanita dimana sekarang hanya satu yang mau
membuat penyelamatan jiwa menjadi tugas yang disukai, kita akan menyaksikan
banyak lagi jiwa-jiwa yang bertobat kedalam kebenaran. Kerajinan yang
bersemangat dan berkesinambungan dalam pekerjaan Allah akan berhasil
seluruhnya, dan akan membuat mereka terheran–heran dengan hasilnya. Pekerjaan
itu harus dilaksanakan dengan kesabaran dan ketabahan, dan dalam hal ini
dinyatakan ketaatan kepada Allah. Dia mendambakan perbuatan, bukan kata-kata
saja.
Pekerjaan Allah berfaedah karena
usaha kita …… seringkali kita begitu terbelit dalam kemauan kita sendiri
sehingga hati kita tidak diizinkan untuk malayani kebutuhan dan kemauan umat
manusia; kita kekurangan rasa simpati dan kebajikan dalam pelayanan kudus dan
sosial bagi yang berkekurangan, yang tertindas dan yang sedang menderita. Signs Of The Times, Sept.16,1886.
Pekerjaan Harus Dilaksanakan.
Pengangguran dan kemalasan yang
ringan melemahkan kuasa hidup para wanita muda. Banyak mereka yang menggunakan
waktu yang berharga berjam-jam lamanya diatas tempat tidur, yang tidak
memberkati mereka dengan pertambahan kekuatan, atau melepaskan orang lain dari
beban, tetapi melemahkan mereka, begitu juga menguatkan mereka dalam kebiasaan
yang salah. Jam-jam yang dihabiskan di tempat tidur yang tidak perlu, itu tak
dapat ditebus lagi. Dosa membuang waktu itu dituliskan dalam buku catatan. Cukup
banyak yang dilakukan dalam dunia kita yang serba sibuk ini.
Cukup banyak dalam keluarga Allah
yang besar yang membutuhkan rasa simpati dan pertolongan. Kalau pekerjaan kita
sendiri tidak menuntut waktu, ada orang sakit yang bisa dilawat, orang miskin yang
ditolong dan didorong. The Health reformer, June, 1873.
Satu Tempat Unik Bagi Para Wanita Dalam Pekerjaan.
Ada satu ladang yang luas dimana
saudara – saudara kita perempuan dapat melakukan pekerjaan yang baik dalam
pelbagai cabang pekerjaan sehubungan dengan pekerjaanNya. Melalui tugas
misionaris, mereka dapat menjangkau satu golongan yang tak dapat dijangkau para
pendeta…… ada pekerjaan yang diabaikan dan tidak digarap samasekali dengan sempurna yang dapat dilakukan dengan
seksama dengan pertolongan saudara-saudara kita perempuan. Ada begitu banyak
jenis pekerjaan yang terlalu berat untuk wanita, yang dapat dibantu oleh
saudara–saudara kita, sehingga banyak bidang pekerjaan itu yang diabaikan.
Banyak hal yang berhubungan dengan gereja-gereja tidak dilakukan sehingga kalau
diajar dengan tepat, kaum wanita dapat melakukannya. Sudara–saudari kita dapat
melayani sebagai sekretaris gereja, dan bisnis gereja tidak begitu
terbengkalai. Banyak jabatan dalam pekerjaan Tuhan yang dapat dilakukan oleh
saudari–saudari kita yang lebih trampil mengisinya ketimbang saudara–saudara
kita, dan dimana melakukan pelayanan yang seksama. RH,Dec.
9,1878.
Surat–Menyurat Misionaris.
Kaum wanita dapat melakukan
pekerjaan yang baik di bidang misionaris, dengan menulis kepada para sahabat,
dan mempelajari perasaan mereka yang sebenarnya sehubungan dengan pekerjaan
Allah, Banyak perkara-perkara yang berharga dapat diterangi melalui sarana ini.
Para pekerja tidak menonjolkan diri, tetapi memperkenalkan kebenaran dalam kesederhanaannya
dimana saja ada kesempatan. Signs Of The
Time, Sept 16, 1886.
Tuntutan Allah Terhadap Waktu dan Uang Kita.
Saudari-saudariku orang Kristen,
kita tidak berhak membuang waktu kita, dan memberi contoh kepada orang lain
yang lebih kurang sanggup dari pada kita ketimbang membuang waktu mereka dan
tenaga untuk perhiasan yang tidak perlu, untuk perhiasan dan perabot, atau
bermanja-manja dengan makanan yang berlebih-lebihan. Kita mempunyai tugas agama
yang akan dilakukan, dan jika kita mengabaikan tugas ini, dan menghabiskan
waktu untuk perkara-perkara yang sia-sia, kita akan memerosotkan kecerdasan dan
memisahkan diri dari belas kasihan Allah. Pencipta keberadaan kita memiliki
tuntutan terhadap waktu dan uang kita. Dia memiliki orang miskin dan yang
sedang menderita disekitar kita yang dapat dibebaskan dengan uang, kata-kata
penghiburan dan dukungan yang memberkati mereka. Kristus menyatakan DiriNya
dengan kekurangan umat manusia yang sedang menderita. Sebagaimana Anda
mengabaikan kunjungan kepada janda dan anak yatim piatu yang sedang disiksa
dalam dapur penderitaan, menderita kekurangan dan kemelaratan. Anda tidak
menyadari bahwa Kristus akan menyadari kejadian itu atas namamu dalam kitab
catatan, seolah–olah Anda telah mengabaikan Dia. The Health Reformer, June, 1873.
Libatkan Diri dalam Evangelisasi
Perorangan.
Satu kebutuhan langsung telah
dipenuhi oleh usaha kaum wanita yang telah menyerahkan diri kepada Tuhan dan
sedang menjangkau orang yang berkekurangan dan terpukul oleh dosa kaum wanita
yang menjalankan pekerjaan ini membawa injil ke rumah–rumah orang dijalan–jalan
besar dan lorong–lorang mereka membacakan dan menerangkan firman kepada
keluarga, berdoa bersama mereka, dan merawat orang sakit, melengkapi kebutuhan
jasmani mereka. 6 T 118.
Mereka yang menjadi mitra - kerja Allah akan meningkat dalam kuasa moral dan kuasa rohani, sementara mereka yang menghabiskan waktu dan tenaga melayani diri sendiri akan menciut, layu dan akhirnya mati. Signs Of The Times, Sept.16,1886.
Apakah pekerjaan Allah telah mengutus anda sebagai hambanya yang mendapat upah, untuk mempelajari kain sulaman yang halus dan rumit dan banyak segi yang tak jelas di bidang pekerjaan ini dengan maksud menguasai apa yang telah dilakukan orang lain untuk menunjukkan kebolehan? Apakah usaha yang seperti ini yang dianjurkan Allah supaya Anda lakukan, yang begitu menyerap seluruh keinginanmu, waktu dan talenta yang diberikan Allah padamu, sehingga engkau tidak mempunyai selera atau pendidikan atau kesanggupan untuk usaha misionaris? Semua pekerjaan jenis ini sama dengan rumput kering, kayu, dan tumpukan jerami yang akan dimusnahkan api pada akhir zaman. Tetapi dimanakah persembahanmu kepada Allah? Dimanakah usahamu yang penuh kesabaran, kegiatanmu yang sungguh-sungguh, yang menghubungkan engkau dengan Kristus, memikul kukNya, mengangkat bebanNya? Dimanakah emas dan perak, dan batu permata yang indah yang engkau letakkan di pondasi batu, yang tak dapat dimusnahkan api zaman akhir, karena benda itu tak dapat dimusnahkan? RH, May 31, 1887.
Pasal Delapanbelas
PERSYARATAN WANITA UNTUK
PELAYANAN
Jenis Kaum Wanita Yang Dipanggil Melayani.
Allah memanggil para pekerja
wanita, pekerja yang bijaksana, hati hangat, lemah–lembut, dan setia pada
prinsip. Dia memanggil para pekerja yang sabar yang mau menjauhkan pikiran dari
diri dan waktu pribadi yang sebaik–baiknya
berpusat pada Kristus….. Maukah saudari–saudari kami bangkit memenangi
keadaan darurat tersebut? Maukah mereka bekerja bagi Sang Guru? 6 T
118.
Belajar Di Sekolah Kristus.
Tuhan menyediakan satu pekerjaan
bagi kaum wanita begitu juga bagi kaum lelaki. Mereka boleh menyelesaikan satu
pekerjaan yang baik bagi Allah, jika pertama–tama
mereka belajar di sekolah Kristus tentang pelajaran kesabaran yang penting dan
berharga. Mereka bukan hanya menyandang nama Kristus tetapi harus memiliki
RohNya. Mereka harus berjalan seperti dia, memurnikan jiwa mereka dari segala
keonaran. Lalu mereka akan sanggup menguntungkan orang lain dengan
memperkenalkan Yesus yang serba berkecukupan.
Manuscript 119, 1907.
Dengan Prinsip yang Tegas dan Tabiat Yang Pasti.
Wanita yang berprinsip teguh dan
bertabiat pasti diperlukan, wanita yang percaya bahwa kita sebenarnya hidup di
akhir zaman, dan bahwa kita memiliki pekabaran amaran terakhir yang khidmat
yang akan diberikan ke dunia ini. Mereka harus merasa bahwa mereka dilibatkan
dalam satu pekerjaan penting dalam menyebarkan pancaran sinar yang telah
dipancarkan sorga kepada mereka. Bilamana kasih Allah dan KebenaranNya adalah
prinsip yang kekal, janganlah mereka membiarkan sesuatu menghalangi mereka dari
tugas atau mematahkan semangat dalam pekerjaan. Mereka akan takut terhadap
Allah dan tidak akan dialihkan dari pekerjaan yang dimaksudkannya oleh
penggodaan situasi yang menguntungkan dan prospek yang menarik dengan harga
apapun bagi mereka. Ada orang-orang yang menggambarkan agama Kristus dengan
benar; kata – kata mereka diucapkan dengan tepat, seperti buah apel emas di
pinggan perak. Orang – orang seperti itu dalam banyak hal dapat melakukan
pekerjaan yang berharga bagi Allah. Dia memanggil mereka supaya pergi ke ladang
panen untuk mengumpulkan berkas – berkas.
Signs Of The Times, Sept. 16,
1886.
Kebijaksanaan, Persepsi, Kesanggupan.
Para Wanita Kristen dipanggil.
Ada satu ladang luas dimana mereka boleh malayani dengan baik bagi Guru. Ada
wanita mulia yang memiliki semangat moral yang telah memutuskan untuk memegang
kebenaran atas dasar kenyataan. Mereka memiliki kebijaksaan, persepsi dan
kesanggupan yang baik dan bisa menjadi pekerja Kristen yang sukses. Sda.
Sifat Maria dan Marta Terpadu.
Semua yang mau bekerja bagi Allah
harus memiliki sifat Maria dan Marta secara terpadu.---- keinginan melayani dan
kasih yang sungguh – sungguh terhadap kebenaran. Diri dan sifat mementingkan
diri harus disingkirkan. 6 T 118.
Wanita Baik-Baik diperlukan.
Wanita diperlukan yaitu orang
yang tidak mementingkan diri sendiri tetapi baik-baik dalam segala hal dan yang
rendah hati, yang mau bekerja dengan kelembutan Kristus dimana saja menemukan
sesuatu untuk dilakukan demi keselamatan jiwa- jiwa. Semua yang dijadikan
pewaris keuntungan sorgawi haruslah bersungguh – sungguh dan rindu agar orang
lain yang belum mempunyai kesempatan yang mereka harapkan, harus memiliki bukti
– bukti kebenaran yang dihadapkan kepada mereka. Dan mereka bukan hanya merindukan agar orang dapat memiliki keuntungan ini,
tetapi akan melihat bahwa mereka pasti
memilikinya, dan akan melakukan bagian mereka untuk pelaksanaan maksud ini.
Mereka yang menjadi mitra - kerja Allah akan meningkat dalam kuasa moral dan kuasa rohani, sementara mereka yang menghabiskan waktu dan tenaga melayani diri sendiri akan menciut, layu dan akhirnya mati. Signs Of The Times, Sept.16,1886.
Perbaikan Talenta.
Mereka tidak kurang dalam
kesanggupan, dan jika mereka mau menggunakan dengan benar semua talenta yang
mereka miliki, maka ketrampilannya akan bertambah baik. A T
629, 630.
Bersemangat dan Percaya Diri.
Banyaklah rumah tangga sangat
tidak berbahagia karena omelan percuma dari nyonya rumah, yang dengan rasa
tidak enak meninggalkan tugas rumah dalam hidup sederhana. Dia melihat asuhan
dan tugasnya sebagai kesukaran yang melalui kegembiraan akan dapat dibuat bukan
hanya menyenangkan dan menarik tetapi menguntungkan, semua menjadi pekerjaan
yang hanya membosankan. Dia memandang perhambaan hidupnya dengan kejijikan, dan
membayangkan dirinya mati syahid.
Benar
bahwa roda mesin rumah tidak selamanya berputar dengan lancar; banyak yang
menguji kesabaran dan menghabiskan kekuatan, tetapi kalau para ibu tidak
bertanggungjawab terhadap keadaan yang tak dapat dikuasai mereka, tidak berguna
untuk menyangkal bahwa keadaan akan membuat perbedaan dengan para ibu dalam
pekerjaan selama hidup. Tetapi penghukuman mereka ialah bilamana dibiarkan
keadaan mengatur dan menumbangkan prinsip bilamana mereka menjadi telah dan
tidak setia kepada kepercayaan dan mengabaikan tugas mereka yang jelas.
Isteri
dan ibu yang mengatasi kesulitan dengan bijaksana sedangkan yang lain tenggelam
di bawahnya karena kurang sabar dan ketabahan untuk bersabar, bukan hanya kuat
dalam melakukan tugasnya, tetapi pengalamannya dalam melawan pencobaan dan
halangan menjamin dia menjadi pertolongan yang handal kepada orang lain, baik
dengan kata maupun dengan contoh. Banyak yang melakukan kebaikan di bawah
keadaan yang baik nampaknya menjalani perubahan tabiat dibawah pertentangan dan
pencobaan; mereka merosot seimbang dengan kesusahan. Allah tidak pernah
menciptakan kita menjadi bulan – bulanan keadaan. The
Health Reformer, Augus, 1877.
Unsur Tabiat Kekristenan.
Hai para ibu, kamu sedang
membangun tabiat. Penebus yang penuh belas-kasihan itu sedang memperhatikan
kamu dengan kasih dan rasa simpati, siap mendengar doamu, dan memberikan
pertolongan yang kamu butuhkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kasih, kegembiraan,
damai, keunggulan, kelemah-lembutan, iman dan kemurahan hati adalah unsur –
unsur tabiat kekristenan, gaya hidup yang indah ini adalah buah – buah Roh. Itulah mahkota dan perlindungan kristen.
Angan – angan yang tertinggi dan aspirasi yang paling ditinggikan dapat
membidik kepada sasaran yang tidak lebih tinggi lagi: Tidak ada yang dapat
memberikan kesenangan dan kepuasan yang lebih sempurna. Perolehan sorgawi ini
tidak tergantung pada keadaan atau kepada kemauan atau pertimbangan manusia
yang kurang sehat. Juruselamat yang mulia mengetahui segala pergumulan hati
kita dan kelemahan sifat kita, Dia merasa iba dan mengampuni kesalahan kita,
dan memberikan kepada kita kemurahan yang sungguh-sungguh. Sda.
Wanita Baik-Baik Yang Sejati.
Anda membuat kesalahan. Jangan
biarkan hal ini menurunkan semangatmu. Boleh saja Allah mengizinkan kamu
melakukan kesalahan kecil, agar kamu diselamatkan dari kesalahan yang lebih
besar. Pergilah kepada Yesus, dan mintalah pengampunan dari Dia, lalu percayai
yang Dia melakukannya. “jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan
adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari
segala kejahatan.” 1 Yohanes 1:9. Apabila diucapkan kata-kata kasar dan
mengecewakan kepadamu, jangan balas dendam. Jangan jawab sampai engkau dapat
mengembalikan jawaban yang menyenangkan. Katakan pada dirimu, “Aku tidak akan
mengecewakan Juruselamatku.” Wanita Kristen adalah wanita baik-baik. Di
bibirnya selalu terdapat kebaikan. Dia tidak mengucapkan kata dengan
terburu-buru. Untuk mengucapkan kata-kata lembut sementara perasaanmu akan
membawa sinar matahari ke dalam hatimu dan membuat langkah kakimu lebih mulus.
Seorang perempuan murid sekolah, ketika ditanya apa artinya kesabaran, dia
menjawab, “Orang sabar adalah mereka yang memberikan jawaban yang lembut
menjawab pertanyaan yang kasar.” Kristus mengatakan, “Berbahagialah orang yang
lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.” Mateus 5 ; 5. Mereka cocok
menjadi warga kerajaan sorga, karena mereka rela diajar. RH,
April 7, 1904.
Lemah – Gemulai dan Bermartabat.
Jangan memperlakukan hidup ini
sebagai satu romans tetapi sebagai satu realita. Lakukanlah tugasmu yang paling
kecil dalam takut dan kasih akan Allah, dengan kesetiaan dan kegembiraan. Allah
menyatakan. “Dia yang setia dalam perkara-perkara yang kecil, setia dalam
perkara-perkara yang besar.”
Pelajarilah
hidup Kristus sewaktu Dia hidup di bumi. Dia tidak mengabaikan tugas yang
paling kecil dan paling sederhana. Semua yang dilakukanNya sempurna adanya.
Carilah Dia untuk pertolongan, dan anda akan disanggupkan melakukan tugas
sehari – hari dengan anugrah dan martabat seseorang yang berusaha untuk mahkota
hidup kekal. Sda. (Nasihat yang ditujukan kepada “ Saudariku Yang Tergoda oleh Kekecewaan.”)
Setia Dalam Perkara Yang Kecil.
Saudaraku laki-laki dan
perempuan, jangan lewatkan perkara-perkara yang kecil karena mau mencari
pekerjaan yang lebih besar. Boleh saja Anda berhasil melakukan pekerjaan kecil
tetapi gagal total dalam mengusahakan pekerjaan yang lebih besar, dan jatuh
kedalam kekecewaan. Perhatikan dimana engkau lihat bahwa ada satu pekerjaan
yang harus dilakukan. Adalah karena melakukannya dengan segenap tenaga apa yang
didapatkan tanganmu untuk dilakukan sehingga engkau mengembangkan talenta dan
kesanggupan untuk pekerjaan besar. Adalah dengan melalaikan kesempatan
sehari-hari, melalaikan perkara-perkara kecil, sehingga begitu banyak yang
tidak berhasil dan layu. RH, August 26, 1902.
Memperhatikan
Perkara-perkara Kecil.
Kita banyak memikirkan tentang
kemulian hidup Kristus. Kita berbicara tentang perkara-perkara besar yang
dilakukanNya, tentang mukjizat yang dilakukanNya, dan bagaimana Dia bicarakan
damai kepada air yang sedang berkecamuk, memulihkan penglihatan orang buta, dan
pendengaran orang tuli, dan membangkitkan orang mati. Tetapi perhatianNya
kepada perkara-perkara kecil bahkan paling tinggi tentang kebesaranNya.
Dengarkan Dia sedang berbicara pada Marta sewaktu dia datang kepadaNya dengan
satu permohonan agar Dia menyuruh saudarinya untuk menolong dia dengan
pelayanan. Dia memberitahukan padanya agar jangan membiarkan urusan rumah
mengganggu kedamaian jiwanya. “Marta, Marta,” Katanya, “engkau kuatir dan
menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya saja yang perlu : Maria
telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya.” Lukas
10:41. RH, April 7,1904.
Hemat; Kumpukan Setiap Pecaha (Roti).
“Kumpulkan potongan-potongan yang
lebih supaya jangan ada yang terbuang.” Yohanes 6 : 12. Dia yang memiliki semua sumber di bawah
perintahNya itu memberikan satu pelajaran bahwa tidak satupun potongan makanan
yang harus dibuang. Dia yang memiliki banyak tidak harus membuang – buang.
Jangan ada yang dibuang yang dapat dimanfaatkan oleh siapapun. Kumpulkan semua
potongan-potongan, karena seseorang akan membutuhkannya. Pelajaran ini
berkat-berkat rohani yang diberikan, semua harus disimpan dengan hati-hati.--- Manuscript 60, 1897.
Kuasa Kesopanan.
Setiap perempuan harus
mengembangkan pemikiran yang seimbang
dan tabiat yang murni, memantulkan hanya yang benar, yang baik dan yang indah.
Sang isteri dan ibu boleh mengikat suaminya dan anak-anak dengan hatinya dengan
tidak pilih kasih, ditunjukkan dalam kata-kata yang lembut dan dengan tingkah
laku yang sopan. Sopan – santun itu murah, tetapi itu berkuasa melunakkan alam
yang dapat bertambah keras dan kasar tanpa kesopan – santunan. Kesopan-santunan
kristen haruslah merajai setiap rumah tangga. Pembangunan sopan – santun yang
seragam yang kita ingin orang lain lakukan bagi kita, akan melenyapkan setengah
dari semua penyakit hidup. Signs Of The Times. Augt. 15, 1906.
Pastikan Bahwa Kita Bekerja Bagi Yesus.
Saudari-saudari, kita tidak dikecualikan dari mengambil
bagian dalam pekerjaan Allah. Setiap orang yang mencicipi kuasa dunia yang akan
datang mempunyai satu tugas yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan
dengan semampunya di kebun anggur Tuhan. Saudari-saudari, kita boleh
menyibukkan diri dengan jari-jemari yang selalu digunakan dengan sibuk dalam
menghasilkan makanan kecil yang enak untuk memperindah rumah tangga atau untuk
dipersembahkan kepada sahabat-sahabat mereka. Terlalu banyak jenis bahan ini
dapat dibawa dan diletakkan di atas pondasi batu,tetapi apakah Yesus mau
memperhatikan hasil – hasil kerja yang enak ini sebagai korban hidup untuk
DiriNya? Maukah Dia mengumumkan pujian kepada para pekerja: “Aku tahu pekerjaanmu,
usahamu, dan kesabaranmu.” Dan bagaimana engkau “membawanya dengan sabar, dan
telah bekerja keras demi namaKu dan tidak pusing?”.
Biarlah
para saudari kita bertanya: Bagaimanakah saya akan bertemu di Pengadilan dengan
orang yang akan dan harus saya kenal? Apakah saya sudah pelajari tentang
masalah pribadi mereka ? Apakah saya sudah memperkenalkan diri sendiri dengan
Alkitab supaya saya membukakan firman kepada mereka?…
Apakah pekerjaan Allah telah mengutus anda sebagai hambanya yang mendapat upah, untuk mempelajari kain sulaman yang halus dan rumit dan banyak segi yang tak jelas di bidang pekerjaan ini dengan maksud menguasai apa yang telah dilakukan orang lain untuk menunjukkan kebolehan? Apakah usaha yang seperti ini yang dianjurkan Allah supaya Anda lakukan, yang begitu menyerap seluruh keinginanmu, waktu dan talenta yang diberikan Allah padamu, sehingga engkau tidak mempunyai selera atau pendidikan atau kesanggupan untuk usaha misionaris? Semua pekerjaan jenis ini sama dengan rumput kering, kayu, dan tumpukan jerami yang akan dimusnahkan api pada akhir zaman. Tetapi dimanakah persembahanmu kepada Allah? Dimanakah usahamu yang penuh kesabaran, kegiatanmu yang sungguh-sungguh, yang menghubungkan engkau dengan Kristus, memikul kukNya, mengangkat bebanNya? Dimanakah emas dan perak, dan batu permata yang indah yang engkau letakkan di pondasi batu, yang tak dapat dimusnahkan api zaman akhir, karena benda itu tak dapat dimusnahkan? RH, May 31, 1887.
Yesus Mengenal Beban Kaum Wanita.
Dia yang menyerahkan kembali
kepada janda yang sedang digotong ke pekuburan, hari ini terjamah dengan
penderitaan ibu yang dirundung malang. Dia yang mengembalikan kepada Maria dan
Marta saudaranya yang telah dikuburkan, yang telah menangis mencucurkan air
mata rasa simpati di kuburan Lasarus. Dia yang telah mempunyai Maria Magdalena,
yang mengingat ibuNya sementara dia tergantung di kayu salib dengan
penderitaan, yang menampakkan diri kepada perempuan yang sedang menangis
setelah kebangkitanNya, dan menjadikan mereka juru kabarNya untuk
mengkhotbahkan seorang Juruselamat yang sudah bangkit, KataNya, “Pergilah, dan
katakan kepada murid-muridKu bahwa Aku pergi kepada BapaKu dan kepada Bapamu,
kepada AllahKu dan kepada Allahmu,”. Dia adalah sahabat wanita yang terbaik
sekarang ini dan siap menolongnya dalam kebutuhannya asalkan dia percaya
padaNya. The Health Reformer, August, 1877.
Pasal Sembilanbelas
PENGARUH WANITA KRISTEN
Wanita Mision Yang Hebat.
Dalam cara apapun, Masehi Advent
Hari Ketujuh tidak mengecilkan peranan wanita. GW 453. Sangat hebat misi para
isteri dan ibu-ibu dan para wanita pekerja yang lebih muda. Jika mereka mau,
mereka dapat menambahkan pengaruh di sekitar mereka. Dengan kesederhanaan
berpakaian dan tingkah laku yang sangat berhati-hati mereka boleh menyaksikan
kebenaran dalam kesederhanaannya. Mereka boleh memancarkan cahaya yang begitu
terang di hadapan semua sehingga orang lain dapat melihat pekerjaan mereka yang
baik dan memuliakan Bapa yang bersemayam di sorga. Seorang wanita yang
benar-benar sudah bertobat akan menggunakan pengaruh baik dan berkuasa yang
dapat mengubahkan. Berhubungan dengan suaminya, sang isteri boleh membantu dia
dalam pekerjaannya dan menjadi sarana kekuatan dan berkat baginya. Bilamana
kemauan dan jalan dikuasai oleh Roh Kudus Allah, tak ada batas kebaikan yang
dapat dilakukan, Manuscript 91, 1908.
Melakukan Sebagian Pada Penutupan Masa Kerja.
Para saudari kami, yang muda,
yang setengah umur dan mereka yang sudah lanjut usia dapat melakukan sebagia
dalam penutupan masa kerja sekarang ini, dan dalam melakukan ini bila ada
kesempatan mereka akan memperoleh satu pengalaman nilai tertinggi bagi mereka
sendiri. Dalam melupakan diri mereka akan bertumbuh dalam anugerah. Dengan
melatih pikiran dalam jurusan ini, mereka akan mempelajari bagaimana menanggung
beban bagi Yesus. RH, Jan. 2, 1879.
Melayani Dengan Kesetiaan dan Ketajaman.
Pada saat ini talenta setiap
pekerja harus dianggap sebagai satu kepercayaan yang akan digunakan untuk
mengembangkan pekerjaan reformasi. Tuhan memberikan petunjuk kepadaku bahwa
para saudari kita yang sudah menerima pelatihan yang telah mencocokkan mereka
untuk jabatan pertanggunjawaban, mereka akan melayani dengan kesetiaan dan
ketajaman dalam panggilan mereka, dengan menggunakan pengaruh mereka dengan
bijaksana dengan saudara mereka seiman, memperoleh pengalaman yang akan
mencocokkan mereka kepada kegunaan yang lebih besar.
Di zaman dulu Tuhan bekerja dalam
satu cara melalui para wanita yang mengabdi yang bersatu dalam pekerjaanNya
dengan para lelaki yang telah dipilihNya yang berdiri selaku perwakilanNya. Dia
menggunakan para wanita untuk memperoleh kemenangan besar yang menentukan.
Lebih dari sekali dia menepatkan mereka di garis depan dan bekerja melalui
mereka demi kaselamatan banyak jiwa. Letter B – 22, 1911.
Tanggungjawab Yang Terutama Seorang Ibu.
Pengaruh seorang ibu tidak pernah
berhenti, itu senantiasa aktif. Itu
terus aktif, apakah untuk kebaikan atau kejahatan; dan kalau dia mau
pekerjaannya bertahan dalam ujian penghakiman, dia harus menjadikan Allah
pekerjaan dan kepercayaanNya dengan sebelah mata memandang kemuliaanNya.
Tugasnya yang terutama ialah mengurus anak-anak, untuk membentuk tabiat mereka
agar mereka berbahagia dalam hidup ini dan menyelamatkan masa depan, yaitu
hidup kekal. Janganlah ia terpengaruh dengan apa yang dilakukan si Anu atau dengan
tegoran Ny. A atau Ny. B atau karena dia begitu ganjil, begitu berbeda dari
orang lain dalam berpakaian atau mengatur rumah untuk menghibur gantinya
memperagakan atau dalam pengaturan anak-anaknya.
Dalam pendidikan anak-anaknya,
Allah telah memberikan pada sang ibu tanggungjawab besar melabihi yang kepada
orang lain. Good Health, June,1880.
Masyarakat Sosial Menuntut Kaum Wanita.
Adalah hak seorang isteri menjaga
keinginan suaminya, memeriksa lemari pakaiannya, dan berusaha membahagiakannya.
Adalah haknya untuk memperbaiki pemikirannya dan kelakuannya, berjiwa sosial,
periang, dan bahagia, memancarkan sinar matahari dalam keluarga dan
menciptakannya satu sorga mini. Dan dia dapat memiliki keinginan lebih dari
pada “aku dan milikku”. Dia harus memperhatikan bahwa masyarakat sosial
menuntut dia. The Health Reformer, June, 1873.
Satu Pekerjaan Diluar Keluarga.
Laki-laki dan perempuan tidak
memenuhi perencanaan Allah apabila mereka hanya menyatakan kasih sayang untuk
lingkaran keluarga sendiri, untuk famili yang kaya dan para sahabat, sementara
mereka tidak mengasihi orang yang perlu dihibur dan diberkati dengan
mencukupkan kebutuhan mereka….
Apabila Tuhan menyuruh kita untuk
melakukan kebaikan bagi orang di luar keluarga kita, Dia tidak memaksudkan
bahwa kasih kita untuk keluarga akan dikurangi, dan kita akan mengasihi
keluarga dan negri kita lebih sedikit karena Dia mau memperluas rasa simpati
kita. Tetapi kita tidak membatasi kasih
dan rasa simpati dalam empat dinding, dan menyertakan berkat yang telah
diberikan Allah kepada kita, agar yang lain tidak mendapat keuntungan dari kita
dalam menikmatinya. RH, Oct. 15, 1895.
Memperluas Bidang Kegunaan.
Semua orang tidak mempunyai
pekerjaan yang sama. Ada tugas-tugas pribadi yang berbeda bagi masing-masing
untuk dilaksanakan; namun dengan tugas-tugas yang beraneka ragam ini,
barangkali ada keharmonisan yang indah, mengikat pekerjaan semua orang dalam
kecocokan yang sempurna. Bapa kita yang di sorga tidak menuntut apapun dari
orang yang diberikan satu talenta oleh Dia, perbaikan dari lima. Tetapi jika
yang satu digunakan dengan bijaksana, si
pemilik akan memperoleh lebih banyak, dan akan terus melipatgandakan keuntungan
dengan menggunakan talenta itu dengan sebaik – baiknya yang telah diberikan
Allah kepadanya. Kepribadiannya dapat dipertahankan dengan jelas, namun dia
adalah sebagian dari keseluruhan yang besar dalam memajukan pekerjaan reformasi
yang sangat dibutuhkan.
Wanita, jikalau dia memperbaiki
waktu dan panca-inderanya, bersandar pada Allah dalam kebijaksanaan dan
kekuatan, dapat berdiri sama tinggi dengan suaminya selaku penasehat, pengawas,
teman dan mitra-kerja, namun tidak kehilangan apapun dari gaya lemah gemulai
atau kesopanan seorang wanita. Dia dapat meningkatkan mutu tabiatnya, dan
sementara dia melakukan ini, dia sedang mengangkat dan memuliakan tabiat
anggota-anggota keluarga dan menanamkan pengaruh yang begitu berkuasa, walaupun
tidak disadari, terhadap orang lain disekitarnya. Good
Health, June 1880.
Belajar Menjangkau Wanita Lain Dengan Kebenaran.
Wanita dapat mempelajari apa yang
perlu dilakukan untuk menjangkau wanita-wanita lainnya. Ada para wanita yang
secara khusus dipersiapkan untuk memberikan bacaan Alkitab, dan mereka sangat
berhasil dalam menghadapkan Firman Allah kepada orang lain dengan
kesederhanaannya. Mereka menjadi berkat besar dalam menjangkau para ibu dan
anak-anak gadis mereka. Ini satu pekerjaan yang suci, dan mereka yang terlibat
di dalamnya seharusnya mendapat dukungan.
Letter108, 1910.
Tanggungjawab Mengumpulkan Berkas-Berkas.
Biarlah setiap saudari yang
menjadi anak Allah merasa bertanggungjawab untuk menolong semua orang dalam
jangkauannya. Yang paling mulia dari semua pencapaian dapat diperoleh dengan
penyangkalan diri yang praktis dan kebajikan bagi kebaikan orang lain. Saudari
– saudariku, Allah memanggil kamu untuk bekerja di ladang panen untuk menolong
mengumpulkan berkas-berkas…. Dalam pelbagai bidang pekerjaan misionaris di
rumah, wanita cerdas yang sederhana dapat menggunakan kuasanya sampai ukuran
setinggi – tingginya. RH, Dec. 10, 1914.
Satu Pengaruh Atas Sisi Reformasi dan Kebenaran.
Mengapa kaum wanita tidak
mengolah intelek? Mengapa mereka tidak menjawab maksud Allah dalam kehadiran
mereka? Mengapa mereka tidak boleh memahami kuasa mereka sendiri, dan menyadari
bahwa kuasa ini diberikan oleh Allah, berusaha menggunakannya sampai batas
melakukan kebaikan bagi orang lain, dalam memajukan pekerjaan reformasi,
kebenaran dan kebaikan sejati di dunia ini? Setan mengetahui bahwa kaum wanita
memiliki kuasa pengaruh untuk kebaikan atau kejahatan, oleh sebab itu dia
mendaftarkannya dalam rencananya. Dia menciptakan bermacam-macam mode dan
menggoda kaum wanita sekarang ini sebagaimana dia telah lakukan agar Hawa
memetik dan memakan buah itu, menerima dan mempraktekkan mode yang selalu
berubah-ubah karena tak pernah memuaskan.
Para saudari dan para ibu, kita
memiliki tujuan yang lebih tinggi, satu pekerjaan yang lebih mulia, ketimbang
mempelajari pakaian mode mutakhir dan membentuk pakaian tanpa hiasan yang tak
perlu untuk mencapai standar dewa Molekh. Kita bisa jadi hambanya, dan
mengorbankan sesuatu di Medzbahnya yaitu diri kita sendiri dan kebahagiaan
anak-anak kita yang sekarang dan yang akan datang. Tetapi apakah yang kita
peroleh pada akhirnya? Kita menabur
dalam daging, kita akan menuai pembusukan. Pekerjaan kita tak akan bertahan
terhadap pemeriksaan Allah. Akhirnya kita akan melihat berapa banyak jiwa yang
sudah harus diberkati dan ditebus dari kegelapan dan kesalahan dengan pengaruh
yang sebaliknya mendukung mereka dalam kesombongan dan pameran luar untuk
mengabaikan perhiasan batiniah. Good Health, June, 1880.
Membubuhkan Ragi Allah di Rumah-Rumah.
Kaum wanita begitu juga kaum pria
dapat melibatkan diri dalam pekerjaan menyembunyikan kebenaran di mana dapat
dikerjakan (diolah) sehingga nyata ….. Para wanita yang bijaksana dan rendah
hati dapat melakukan pekerjaan baik dalam menerangkan kabar baik kebenaran
kepada orang-orang di rumah mereka. Firman Allah diterangkan begitu rupa akan
mulai pencamirannya, dan melalui pengaruhnya seluruh keluarga akan bertobat
pada kebenaran. Letter 86, 1907.
Jangan Merasa Bosan Dalam Pelayanan Misionaris.
Saudari–saudariku, jangan merasa
bosan membagikan risalah kita. Inilah satu pekerjaan dimana Anda semua dapat
melibatkan diri dengan sukses jika anda berhubungan dengan Allah. Sebelum
mendekati sahabat-sahabatmu dan tetangga atau menulis surat pertanyaan,
angkatlah hatimu kepada Allah dalam doa. Semua yang mengambil bagian dalam
pekerjaan ini dengan rendah hati akan mendidik diri mereka sebagai para pekerja
yang berterima dalam kebun anggur Tuhan kita. RH, Dec, 10, 1914.
Kaum Wanita Dapat menjamah Hati.
Kepada sahabat-sahabat kami yang
mengharapkan segera pergi meninggalkan kita ke negeri asing, saya ingin
katakan: “ingat bahwa kamu dapat
memecahkan pertentangan yang paling tajam dengan menaruh minat dalam orang yang
kamu temui. Kristus menaruh minat pribadi dalam laki-laki dan perempuan selagi
Dia hidup di dunia ini. Kemana saja ia pergi dia adalah seorang misionari
medis. Kita mau pergi melakukan kebaikan, bahkan sebagaimana ia telah lakukan.
Kita diberi petunjuk untuk memberi makan orang yang lapar, memberi pakaian
kepada orang yang telanjang, dan menghibur orang yang berduka.”
Para wanita dapat melakukan
banyak hal menjangkau hati dan membuatnya lembut. Dimana saja kamu berada, hai
saudari-saudariku, bekerjalah dalam kesederhanaan. Bilamana kamu berada di satu
rumah yang ada anak-anak, berilah perhatian pada mereka. Biarlah mereka melihat
yang kamu menyayangi mereka. Kalau ada seorang yang sakit, tawarkan untuk
memberikan pertolongan padanya; tolong ibu yang letih-lesu yang rindu
membebaskan anaknya yang sedang menderita.
RH, Nov,1902.
Menyatukan Diri Dengan Para Wanita Lain Dalam Pekerjaan Pertarakan.
Pertarakan Wanita Kristen Uni
adalah satu organisasi yang dengan usaha mereka untuk menyebarkan prinsip
pertarakan dapat bersatu dengan segenap hati. Telah diberikan terang kepada
saya bahwa kita tidak berdiri menjauh dari mereka, tetapi, sementara tidak ada
prinsip yang dikorbankan di pihak kita, seboleh-bolehnya kita bersatu dengan
mereka dalam usaha reformasi pertarakan dan kita pasti dapat lakukan ini atas
pertanyaan apakah kita sama sekali menutup salon.
Sementara manusia menyerahkan
kemauannya kepada kemauan Allah, Roh Kudus akan menekankan ke dalam hati mereka
yang dilayaniNya. Saya telah melihat bahwa kita tidak menghindari para pekerja
W.C.T.U. Dengan menyatukan diri bersama mereka demi pertarakan total, kita
tidak mengubah posisi tentang pemeliharaan hari ketujuh, kita dapat menunjukkan
penghargaan kita tentang masalah pertarakan. Dengan membuka pintu dan
mengundang mereka supaya bersatu dengan kita dalam hal pertarakan, kita
menerima pertolongan mereka sepanjang jalur pertarakan; dan mereka, oleh
bergabung dengan kita, akan mendengar kebenaran baru yang Roh Kudus sedang
menunggu menekankannya ke dalam hati. RH, June 18, 1908.
Merasa Heran Atas Pengabaian Kita.
Saya mendapat kesempatan
menyaksikan keuntungan besar yang akan diperoleh dengan menghubungi para
pekerja W.C.T.U., dan saya sangat heran selagi saya melihat pengabaian banyak
para pimpinan kita kepada organisasi ini. Saya memanggil saudara-saudaraku
supaya bangun. Letter 274,1907.
Hargailah Hal Yang Baik Yang Dilakukan W.C.T.U.
Telah diberikan terang kepada
saya bahwa ada diantara mereka dengan talenta saling berharga dan kesanggupan
dalam W.C.T.U. Banyak waktu dan uang
sudah terkuras diantara kita dengan cara yang tidak bisa kembali. Gantinya ini,
sebagian dari talenta kita yang terbaik harus dikerahkan untuk W.C.T.U., bukan sebagai evangelis, tetapi mereka yang
menghargai sepenuhnya yang baik yang sudah dikerjakan organisasi ini, kita
harus berusaha memenangkan kepercayaan para pekerja dalam W.C.T.U. dengan
berpadanan bersama mereka sejauh mungkin.----Orang-orang ini sudah kaya dengan
pekerjaan yang baik. Manuscript 91,
1907.
Pengaruh Jitu --- Nasihat Kepada Seorang Saudari.
Saya harap, saudariku, bahwa anda
akan berpengaruh dalam Woman’s Christian Temperance Union (W.C.T.U.) ---
Persatuan Pertarakan Wanita kristen.---- Masukkan minyak kemurahan dalam
pengaruh sadar atau tidak sadar dari kata-kata yang diucapkan, menyatakan fakta
bahwa anda memiliki terang hidup untuk dipancarkan kepada orang lain dalam
bentuk kesaksian positip yang langsung atas semua pelajaran yang anda dapat
setujui, dan ini akan meninggalkan satu pengaruh yang jitu. Hatiku ada dalam
hatimu dalam pekerjaan pertarakan ini. Saya bebicara paling pasti atas mata
pelajaran ini, dan itu memiliki pengaruh yang pasti atas pikiran orang lain. Manuscript 74, 1898.
Melakukan Pekerjaan Misionaris Tanpa Mengabaikan Tugas-Tugas di Rumah.
Wanita Kristen yang cerdas boleh
menggunakan talentanya sampai nilai tertinggi. Mereka dapat menunjukkannya
dengan hidup penyangkalan diri dan dengan kemauan mereka untuk kerja sampai
batas kesanggupan sehingga mereka percaya kebenaran dan merasa puas melalui
itu. Banyak yang membutuhkan pekerjaan seperti ini untuk mengembangkan kuasa
yang mereka miliki. Para istri dan ibu seharusnya tidak mengabaikan suami dan
anak-anak, tetapi mereka dapat melakukan banyak tanpa mengabaikan tugas-tugas
di rumah, dan semua tidak memiliki tanggungjawab ini.
Siapa yang dapat memiliki kasih
yang begitu dalam atas jiwa laki-laki dan perempuan untuk siapa Kristus telas
mati seperti orang-orang yang mewarisi KemurahaNya? Siapakah yang dapat
memperkenalkan lebih baik agama Kristus ketimbang wanita-wanita Kristen, wanita
yang dengan sungguh-sungguh bekerja membawa jiwa-jiwa ke dalam terang
kebenaran? Siapakah lagi yang begitu baik menyesuaikan diri kepada pekerjaan
Sekolah Sahabat? Ibu yang sejati adalah guru sejati dari anak-anak. Jika dengan
hati yang diilhami kasih Kristus, dia mengajar anak-anak di kelasnya, berdosa
dengan mereka dan untuk mereka, dia boleh melihat jiwa-jiwa bertobat dan
dikimpulkan ke dalam kawanan domba kristus. Saya tidak anjurkan agar wanita
harus berusaha menjadi pemberi suara atau pemegang jabatan; tetapi seorang
misionari, mengajarkan kebenaran dengan surat – menyurat, membagi bahan bacaan,
bercakap-cakap dengan keluarga dan bedoa bersama ibu dan anak – anak, dia dapat
melakukan banyak dan menjadi satu berkat. Signs
Of The Times, Sept. 16, 1886.
Wanita Tidak Diamafkan Karena Urusan Rumah.
Sebagian orang melakukan lebih
banyak ketimbang orang lain, tetapi semua orang dapat melakukan sesuatu. Kaum
wanita tidak harus merasa bahwa mereka dimaafkan karena urusan rumah. Mereka
harus jadi cerdas bagaimana mereka dapat bekerja paling sukses dan dengan cara
yang benar membawa jiwa-jiwa kepada Kristus. Sekiranya semua mau menyadari
pentingnya menggunakan kesanggupan paling tinggi dalam pekerjaan Allah, mempunyai
cinta mendalam atas jiwa-jiwa, merasa beban kerja di pundak mereka, ratusan
orang akan dipekerjakan sebagai pekerja-pekerja yang aktif yang sampai sekarang
masih dungu dan tidak menaruh perhatian, tidak melakukan apa-apa, atau paling
banter hanya sedikit.
Dalam banyak hal sampah dunia
telah menyumbat saluran jiwa. Sifat mencintai diri sendiri telah menguasai
pikiran dan membalut tabiat. Sekiranya hidup itu tersembunyi besama Kristus
dalam Allah, pelayananNya tidak akan membosankan. Kalau seluruhnya hati
diabaikan kepada Allah semua akan mendapatkan sesuatu untuk dilakukan dan mau
merindukan sebagian dalam pekerjaan itu. Mereka akan menanam benih di pinggiran
air, berdoa dan percaya bahwa buah akan muncul. Para pekerja praktis yang takut
akan Allah akan bertumbuh ke atas, berdoa dalam iman akan kemurahan kebijaksanaan
sorgawi agar mereka dapat melakukan pekerjaan itu yang berpindah atas mereka
dengan kegembiraan dan pikiran yang rela. Mereka akan mencari sorotan cahaya
agar mereka dapat memerangi jalan orang lain.
Keputusan membentuk Tabiat Yang Indah.
Biarlah setiap anggota perorangan
gereja bertanya pada dirinya, “Bagian manakah yang dapat saya lakukan untuk
memenangkan jiwa-jiwa kepada Yesus Kristus?” Kata seorang di satu kelas, “aku
akan menjaga diriku agar kemauanku begitu semarak di sekitarku sehingga tak ada
hiasan yang tak perlu akan merampas rupiah dan limper untuk memuaskan
kesombongan atau pameran, aku akan mengabdikan diriku kepada Allah, dan
keinginan memuaskan diri akan terkikis sebelum berkembang dan mengeluarkan
buah.” Inilah satu keputusan yang baik, aku akan menyenangi Juruselamat yang
telah membeli kamu.
Seorang boleh katakan : “Saya tak
ada kesempatan mencari uang, tetapi saya akan mengesampingkan diriku. Saya akan
mendidik dan melatih diriku agar tidak ada kesempatan yang berlalu tanpa
dimanfaatkan. Saya selalu menyibukkan diriku, tetapi lagi pula saya belum
merasa puas dalam cara penggunaan waktu saya. Sekarang saya melihat seperti
belum pernah sebelumnya bahwa banyak sekali waktunya saya gunakan melakukan
kekosongan kecuali hal-hal yang menyenangkan diri saya. Sekarang saya ingin
menyenangkan hati Allah, dan akan saya berikan sebagian dari waktu saya dalam
melakukan pelayanan sejati, bagi Guru. Aku akan melawat orang sakit, aku akan melatih
diriku untuk menaruh minat dan rasa simpati bagi orang-orang yang sedang
menderita, dan kalau mungkin saya akan menambah kemurahan untuk membuat mereka
lebih senang. Melalui sarana ini, saya dapat menjangkau hati dan mengucapkan
sepatah kata selaku hamba Yesus kristus. Dengan demikian saya bisa
mengembangkan seni penginjilan, dan boleh menarik jiwa-jiwa kepada Kristus
Yesus.” Tidakkah Anda dapat melihat bahwa Yesus akan berkata: “Sabarlah” ke
bidang penginjilan ini? Letter 12, 1892.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar